LNG Expert, Life Inspirations
  • Home
    • Wakaf Produktif GACW
    • Links
    • MY LINK
  • Life Inspirations
    • Way of Life
    • Video Arti Kehidupan
    • Kisah Rasulullah SAW
    • Aksi Bela Islam
    • Psikosomatis
    • HelfiaGoOnline.Com
    • Teknik Kimia ITB 77 Berbagi
  • Our Blog
    • Islam
    • Blog Khusus Anggota
  • LNG Expert
    • About LNG
    • Badak LNG Site
    • Tangguh LNG Site >
      • Tangguh LNG Site
    • Donggi Senoro LNG Site
    • Khusus Anggota
  • Al Quran
  • Guest Comments
  • About me
    • My Family - Keluargaku
    • My son - Putraku
    • My daughter - Putriku
    • Cucu Kami
    • Koleksi Video
    • Kolam Renang
    • Hobbie Fleet 132 - Bontang >
      • Merdeka Race
      • Arung Samudra - 1
      • Arung Samudra - 2

Mutiara Kehidupan Berbalut Salju - 16

7/24/2013

0 Comments

 
Picture
Oleh Alief Bakhtiar

Seri tulisan ini adalah cuplikan dari buku Alief Bakhtiar "Mutiara Kehidupan Berbalut Salju" yang bercerita tentang pengalamannya ketika bertugas di Hammerfest - Norwegia sewaktu masih bekerja di Seksi Laboratorium Badak LNG, Bontang, Kalimantan Timur. Bersama Tim Badak LNG ketika itu Alief ditugaskan bersama-sama Tim start-up pabrik LNG di Hammerfest - Norwegia. Berbagai kisah menarik kiranya sangat penting agar kita sebagai satu bangsa bisa belajar dari bangsa lain yang sudah lebih maju budayanya. Saya akan menerbitkan tulisan Alief ini dalam beberapa seri. Semoga bermanfaat. Helfia Nil Chalis. Bisnis Internet. Helfia Store.

KISAH – 16, TANPA LAMPU MERAH

Pernahkah anda berkunjung ke sebuah kota baik di Indonesia atau di luar negeri, dimana tidak ada lampu pengatur lalu lintas sama sekali ? Aku hanya membayangkan bagaimana akan semrawutnya mobil, motor, bis, sepeda, becak atau bahkan pejalan kaki tanpa adanya lampu pengatur lalu lintas. Pastilah di setiap tikungan akan terjadi kemacetan yang parah. Makanya tidak heran, adanya kerusuhan massal, pertengkaran atau perkelahian sering terjadi di jalan raya. Masing – masing pengendara kendaraan ingin saling mendahului satu sama lain, tidak ada yang mau bersabar dan memberikan kesempatan orang lain untuk lewat. Singkatnya, pasti banyak kecelakaan atau kekacauan terjadi di jalan raya, kalau tidak ada lampu pengatur lalu lintas. Masih lumayan kalau polisi lalu lintas mau terus menerus ada di jalan raya, paling tidak kemacetan atau kekacauan di jalan bisa sebagian  diatasi. Kalau tidak, bisa dibayangkan sendiri, apa yang akan terjadi di jalan raya, tanpa adanya lampu pengatur lalu lintas.

Kalau kita ngomong, kondisi lalu lintas di Jakarta atau kota – kota metropolitan di tanah air, ada sebuah ironi. Ironinya adalah kadang lampu lalu lintas sudah menyala hijau, berarti kendaraan kita sudah boleh jalan. Tapi faktanya, tidak bisa langsung jalan alias macet. Bagaimana tidak macet, karena banyak kendaraan di perempatan, dimana lampu lalu lintasnya merah, tetap saja menerobos jalan. Sungguh tidak mudah membuat masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas. Aku akui bahwa sejak kecil, tidak pernah diajarkan tentang tertib berlalu lintas baik di rumah atau di sekolah. Begitu dewasa, aku cuma tahu arti lampu lalu lintas, merah, kuning dan hijau serta sedikit simbol – simbol lalu lintas di jalan. Memang sebaiknya, kita sebagai orang tua dan guru di sekolah, secara perlahan – lahan, terus menerus memberikan contoh dan penjelasan tentang tertib berlalu lintas di jalan. Tujuannya, cuma satu, yaitu kita akan terbiasa untuk selalu tertib dalam berlalu lintas di jalan raya, yang sebenarnya bukan jalan milik kita saja, tapi juga milik orang lain.  

Masalah berlalu lintas sebenarnya adalah masalah budaya. Budaya untuk mau tertib mengikuti aturan yang ditetapkan dan menghormati pengendara kendaraan yang lain termasuk pejalan kaki. Kalau di tanah air, kita harus menambahkan penghormatan kita terhadap pedagang dan pengemis di lampu lalu lintas atau di perempatan jalan. Selama bangsa kita, mayoritas penduduknya tidak mau tertib untuk mengikuti aturan yang ditetapkan, maka kemacetan yang parah pasti akan terjadi dimana – dimana, tidak hanya di kota metropolitan, di kota besar bahkan di kota – kota kecil di Indonesia. Apalagi kota itu adalah salah satu kota tujuan wisata, pasti akan macet terutama hari – hari libur. Karena itu, budaya tertib berlalu lintas tidak serta merta tumbuh dengan sendirinya, harus ada pembinaan secara terus menerus sejak kecil hingga dewasa.

Aku sungguh kagum dengan kota Hammerfest, yang ukuran kotanya, kalau di Indonesia, mungkin termasuk kota sedang. Kalau di tanah air, jangankan kota sedang, kota kecilpun pasti punya lampu lalu lintas. Kondisi ini berbeda dengan Hammerfest, sama sekali, aku belum menemui sebuah lampu lalu lintas satu pun. Aku sebenarnya juga heran, kenapa tidak ada lampu lalu lintas di Hammerfest padahal jumlah mobil, bis, sepeda motor dan sepeda termasuk pejalan kaki cukup banyak jumlahnya.

Jawabannya baru aku tahu setelah hampir sebulan aku tinggal di Hammerfest. Hampir setiap hari libur, sabtu dan minggu, aku jalan – jalan atau naik bis ke pusat kota Hammerfest. Kuperhatikan, kalau ada orang mau menyeberang jalan maka mobil yang akan berhenti pada jarak sekitar 10 m dari orang yang mau menyeberang itu, agar memberi kesempatan kepada pejalan kaki untuk bisa menyeberang jalan. Mobil atau motor yang lewat juga sepertinya mengikuti batas kecepatan yang ditentukan oleh rambu – rambu lalu lintas yang ada di jalan. Mobil atau kendaraan yang akan belok di setiap perempatan, pasti akan berhenti dulu. Setelah melihat sebelah kanan dan kirinya aman dari kendaraan lain yang lewat, barulah mobil atau kendaraan itu berjalan lagi untuk membelok. Mobil yang satu dengan mobil yang lain tidak ada yang saling menyalip, kecuali mobil di depannya berhenti atau belok ke jalan lain. Para pengendara mobil atau kendaraan di Hammerfest seperti berlomba – lomba untuk memberikan kesempatan orang lain untuk lewat dengan aman. Selama aku tinggal di Hammerfest lebih dari 6 bulan, belum pernah aku mendapatkan berita ada kecelakaan mobil atau kendaraan disana. Sekali lagi, aku kadang hanya termangu – mangu di pinggir jalan, sambil bertanya dalam hati, kenapa lalu lintas di Hammerfest bisa sedemikian tertib tanpa adanya lampu pengatur lalu lintas, yang merah, hijau dan kuning itu.

Satu hal yang aku tidak pernah dengar di jalan raya Hammerfest ketika aku jalan – jalan atau naik bis di kota Hammerfest. Apa itu, yakni bunyi suara klakson mobil atau motor. Bukankah di tanah air, bunyi klakson mobil atau motor hampir selalu ada di jalan – jalan yang kita lalui. Rupanya, orang – orang di Hammerfest sedemikian hati – hatinya, jangan sampai membuat pengendara lain kaget atau merasa terganggu akibat klakson mobil atau motor kita. Kalau kita di tanah air, terlambat sedikit saja jalan, kalau lampu lalu lintas sudah hijau, maka klakson akan bertubi – tubi ditujukan ke kita. Aku tersenyum kalau mengingat hal ini, bisa kita bayangkan, bahwa sebenarnya klakson mobil tidak diperlukan lagi kalau kita tinggal di Hammerfest. Karena itu, wajar saja, berdasarkan survei tahun 2010 di sebuah surat kabar nasional, Norwegia merupakan negara yang paling aman dan nyaman untuk tinggal. Sikap untuk saling menghormati privasi orang lain sangat tinggi termasuk berlaku sopan santun di jalan raya.

Saya juga mendengar bahwa memang penegakan hukum lalu lintas di Norwegia sangat kuat. Kalau kita mengendarai mobil atau motor, sampai menabrak orang maka SIM (Surat Ijin Mengemudi) kita akan dicabut oleh polisi dan seumur hidup, kita tidak akan bisa lagi memperoleh SIM. Artinya, seumur hidup, kita tidak bisa lagi mengendarai mobil atau motor kita karena kita tidak punya SIM. Selain itu, kalau kita melakukan banyak pelanggaran lalu lintas, maka dendanya akan dikumpulkan semua di kantor polisi. Denda itu harus dibayar kalau kita harus mengurus penggantian STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) atau SIM. Bisa saja kita bayangkan, berapa banyak denda yang harus dibayar selama 5 tahun sesuai umur STNK kendaraan kita, kalau misalnya hampir tiap hari kita melanggar peraturan lalu lintas.  

Kalau kita melanggar peraturan lalu lintas di tanah air, maka masih banyak mendengar cerita bahwa pembayaran dendanya bisa diatur dengan petugas polisi di jalan raya. Benar atau tidak, mungkin hanya kita masing – masing yang tahu. Kemudian apakah uang denda itu, masuk ke kas negara atau tidak, kita juga tidak tahu. Sebenarnya UU (Undang – Undang) Lalu Lintas atau Peraturan Pemerintah tentang Tertib Lalu Lintas sudah bagus isinya. Namun, implementasi UU atau Peraturan Pemerintah itu kadang masih sangat lemah di lapangan. Para sopir bis yang ugal – ugalan di jalan raya, jarang sekali yang ditindak oleh polisi atau kalau perlu, ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Karena sopir yang ugal – ugalan itulah, angka kematian di tanah air akibat kecelakan lalu lintas menjadi nomor 2 setelah penyakit jantung. Hukuman atas pelanggaran lalu lintas oleh polisi atau hakim di pengadilan jarang sekali memberikan efek jera buat pengemudi yang nakal. Kalau sudah begini, apakah masyarakat salah kalau kemudian memberikan hukuman atau main hakim sendiri untuk pengemudi bis atau truk yang ugal – ugalan, yang sering menabrak orang lain yang menyeberang jalan atau naik motor misalnya ?
0 Comments



Leave a Reply.

    OUR BLOG

    Gunakan Search Box di pojok kanan atas halaman ini untuk mencari artikel.
    Kirim posting

    Categories

    All
    Badak Lng
    Bagaimana Caranya
    Berita Bisnis
    Berita Teknologi
    Bom Makassar
    Cari Uang Di Internet
    Covid-19
    Domain
    Donggi
    Hosting
    Intermezo
    Internet Marketing
    Kisah Alumni Itb
    Life Inspiration
    Lng
    Lowongan Kerja
    Management
    Politik
    Safety
    Tangguh
    Tangguh Lng
    Tangguh-lng
    Umum
    Visi Tangguh LNG
    Yang Unik Tangguh Lng
    Yang Unik Tangguh Lng

    Author

    Helfia Nil Chalis: 

    Present, Operations Manager LNG Donggi-Senoro.
    2015, Disciplined Engineering Manager BP Indonesia Tangguh LNG
    2013 - 2014, Process Safety Specialist of BP Indonesia Tangguh LNG.
    2006 - 2012, Operations Manager of BP Indonesia Tangguh LNG.
    2004 - 2005, Deputy Operation Manager PT Badak NGL
    e-mail: [email protected],

    Picture
    Picture
    Picture
    Picture
    Picture
    Picture

    Archives

    May 2025
    April 2024
    August 2023
    June 2023
    February 2023
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    May 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    November 2020
    October 2020
    September 2020
    August 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    January 2020
    December 2019
    August 2019
    June 2019
    April 2019
    January 2019
    July 2018
    June 2018
    February 2018
    January 2018
    March 2017
    November 2016
    July 2016
    April 2016
    February 2016
    January 2016
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014
    May 2014
    April 2014
    March 2014
    February 2014
    January 2014
    December 2013
    November 2013
    October 2013
    September 2013
    August 2013
    July 2013
    June 2013
    May 2013
    April 2013
    March 2013
    February 2013
    January 2013
    December 2012
    November 2012
    October 2012
    September 2012
    August 2012
    July 2012

    RSS Feed

    View my profile on LinkedIn
    Picture
    Tweets by @HelfiaNilChalis
    Welcome
    Our Blog
    Bisnis Online
    Contact me
    Helfia Store
    Hubungi saya
    Tangguh LNG
    Badak LNG
Untuk ikut berwakaf, silahkan kirimkan dana wakaf anda ke:
​Rekening Wakaf Produktif GACW sbb:
BSI Kcp Bintaro No. Rek: 71 822 688 57 an. Yayasan Gerakan Aku Cinta Wakaf.
SIlahkan hubungi kami di inbox atau klik link WA berikut.
wa.wizard.id/6472f1


Jika anda ingin bergabung bersama kami dalam KERJASAMA INVESTASI sambil menggulirkan DANA WAKAF PRODUKTIF GACW, silahkan hubungi kami di 0812 93 8767 23 atau klik tombol di bawah ini:
WA 0812 93 8767 23
  • Home
    • Wakaf Produktif GACW
    • Links
    • MY LINK
  • Life Inspirations
    • Way of Life
    • Video Arti Kehidupan
    • Kisah Rasulullah SAW
    • Aksi Bela Islam
    • Psikosomatis
    • HelfiaGoOnline.Com
    • Teknik Kimia ITB 77 Berbagi
  • Our Blog
    • Islam
    • Blog Khusus Anggota
  • LNG Expert
    • About LNG
    • Badak LNG Site
    • Tangguh LNG Site >
      • Tangguh LNG Site
    • Donggi Senoro LNG Site
    • Khusus Anggota
  • Al Quran
  • Guest Comments
  • About me
    • My Family - Keluargaku
    • My son - Putraku
    • My daughter - Putriku
    • Cucu Kami
    • Koleksi Video
    • Kolam Renang
    • Hobbie Fleet 132 - Bontang >
      • Merdeka Race
      • Arung Samudra - 1
      • Arung Samudra - 2