Pandangan Hidupku
Kebahagiaan
Kebahagiaan berasal dari pikiran. Mencari kebahagian harus dimulai dari pikiran anda. Jadilah orang yang selalu bersyukur atas segala yang anda telah miliki sekarang. Rasakan betapa beruntungnya anda dalam hidup anda. Jangan hanya menerimanya begitu saja tanpa memikirkannya. Semakin anda merasa bersyukur terhadap diri anda, semakin bahagia diri anda.
Hidup dengan Tujuan Hidup yang Jelas
Pelajari dan pahami tujuan hidup anda. Tanpa itu sangat mudah anda untuk mengalami kekecewaan dan putus asa. Yakinkan tujuan hidup anda sejalan dengan tujuan penciptaan dari Sang Maha Pencipta. Jika tidak, hidup anda akan penuh penderitaan. Hidup laksana sebuah perjalanan melintasi samudra. Anda harus tahu tempat anda berlabuh sebelum memulai perjalanan. Jangan terkecoh oleh pulau-pulau yang indah yang anda temui sepanjang perjalanan. Anda bisa kehilangan arah. Bawalah serta kompas dan alat navigasi yang paling canggih yang anda punya. Dalam hidup, kompas anda adalah kitab suci, yaitu Al Qur'an.
Hidup yang Bermakna
Anda akan merasa tak berguna jika tidak anda tidak membuat hidup anda bermakna. Yakinkan bahwa hidup anda berharga bagi diri anda, suami/istri anda, anak-anak anda, keluarga anda, dan teman-teman anda. Selalu berikan sesuatu yang berharga bukan sebaliknya dengan selalu mengambil sesuatu dari orang lain.
Damai bagi semua
Lemah-lembut dan bawalah kedamaian kepada setiap orang di sekitar anda. Anda akan mendapatkan apapun yang anda berikan ke alam ini. Jika anda membawa kedamaian kepada dunia, anda juga akan mendapatkan kedamaian dari alam ini.
Apakah Anda Butuh Agama?
Hidup ini terlalu singkat untuk bisa dipahami sepenuhnya. Jika anda hanya mengandalkan akal pikiran anda atau orang lain, anda akan tersesat. Carilah, temukan dan selalu andalkan petunjuk Tuhan dalam hidup anda. Bagaimana pula anda akan dapat mengikuti petunjuk Tuhan? Itulah sebabnya anda perlu memilih percaya pada agama. Anda harus memilih yang paling mendekati kebenaran yang anda yakini.
Hidup itu Ibarat Permainan yang Harus Dimainkan
Hidup tidak ubahnya sperti sebuah permainan yang harus dimainkan. Pernahkan anda mencoba sebuah permainan baru? Permainan yang anda belum pernah lihat sebelumnya atau permainan yang baru pertama kali anda mainkan?. Cobalah untuk mengingat perasaan anda ketika itu. Anda bertanya pada diri anda, apa yang harus dilakukan. Apa peran anda dalam permainan itu? Apa yang harus anda selesaikan? Apa aturan mainnya dan bagaimana? Bagaimana anda bisa memenangkan permainan itu.
Sementara anda sibuk dengan berbagai pertanyaan, teman-teman anda sudah melaju dengan cepat. Ketika anda akhirnya mengerti permainan itu, teman-teman anda sudah selesai bermain dan menang.
Sejak kita lahir, kita selalu dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan serupa. Bagaimana rupanya permainan hidup ini. Bagaimana kita bisa memenangkan permainan ini. Apa aturan mainnya. Terkadang orang menuduh anak-anaknya nakal hanya gara-gara mereka tidak mengerti aturan hidup. Sebelum kita bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu, permainan berakhir. Waktu habis. Kita kalah.
Sahabat, tolong jangan menunggu sampai waktu habis. Segeralah mencari dan temukan aturan dari permainan hidup ini sebelum permainannya berakhir. Bersihkan dan gunakan hati nurani anda. Bacalah. Segalanya ada di sekitar anda dan tersedia untuk anda pahami. Internet sumber pengetahuan yang bisa anda gunakan untuk membantu setiap saat. Melalui internet, tidak ada yang dapat menghentikan anda untuk menemukan jawaban yang tepat. Temukanlah segera aturan main dari permainan hidup ini.
Mulailah dengan berdoa seperti seseorang yang berdoa dengan tulus ketika pesawat yang ia tumpangi mengalami stall, jatuh dari ketinggian atau seseorang yang kapalnya dilanda ombak besar di tengah laut. Doa seseorang yang merasa bahwa inilih akhir dari permainan itu. Doa dari seseorang yang berharap waktunya diperpanjang agar bisa menyelesaikan permainan dengan cemerlang.
Siapakah orang yang paling cerdas di dunia? Dia adalah yang selalu ingat mati dan mempersiapkan dirinya dengan sungguh-sungguh menghadapi kematian dengan sebaik-baiknya.
Kebahagiaan
Kebahagiaan berasal dari pikiran. Mencari kebahagian harus dimulai dari pikiran anda. Jadilah orang yang selalu bersyukur atas segala yang anda telah miliki sekarang. Rasakan betapa beruntungnya anda dalam hidup anda. Jangan hanya menerimanya begitu saja tanpa memikirkannya. Semakin anda merasa bersyukur terhadap diri anda, semakin bahagia diri anda.
Hidup dengan Tujuan Hidup yang Jelas
Pelajari dan pahami tujuan hidup anda. Tanpa itu sangat mudah anda untuk mengalami kekecewaan dan putus asa. Yakinkan tujuan hidup anda sejalan dengan tujuan penciptaan dari Sang Maha Pencipta. Jika tidak, hidup anda akan penuh penderitaan. Hidup laksana sebuah perjalanan melintasi samudra. Anda harus tahu tempat anda berlabuh sebelum memulai perjalanan. Jangan terkecoh oleh pulau-pulau yang indah yang anda temui sepanjang perjalanan. Anda bisa kehilangan arah. Bawalah serta kompas dan alat navigasi yang paling canggih yang anda punya. Dalam hidup, kompas anda adalah kitab suci, yaitu Al Qur'an.
Hidup yang Bermakna
Anda akan merasa tak berguna jika tidak anda tidak membuat hidup anda bermakna. Yakinkan bahwa hidup anda berharga bagi diri anda, suami/istri anda, anak-anak anda, keluarga anda, dan teman-teman anda. Selalu berikan sesuatu yang berharga bukan sebaliknya dengan selalu mengambil sesuatu dari orang lain.
Damai bagi semua
Lemah-lembut dan bawalah kedamaian kepada setiap orang di sekitar anda. Anda akan mendapatkan apapun yang anda berikan ke alam ini. Jika anda membawa kedamaian kepada dunia, anda juga akan mendapatkan kedamaian dari alam ini.
Apakah Anda Butuh Agama?
Hidup ini terlalu singkat untuk bisa dipahami sepenuhnya. Jika anda hanya mengandalkan akal pikiran anda atau orang lain, anda akan tersesat. Carilah, temukan dan selalu andalkan petunjuk Tuhan dalam hidup anda. Bagaimana pula anda akan dapat mengikuti petunjuk Tuhan? Itulah sebabnya anda perlu memilih percaya pada agama. Anda harus memilih yang paling mendekati kebenaran yang anda yakini.
Hidup itu Ibarat Permainan yang Harus Dimainkan
Hidup tidak ubahnya sperti sebuah permainan yang harus dimainkan. Pernahkan anda mencoba sebuah permainan baru? Permainan yang anda belum pernah lihat sebelumnya atau permainan yang baru pertama kali anda mainkan?. Cobalah untuk mengingat perasaan anda ketika itu. Anda bertanya pada diri anda, apa yang harus dilakukan. Apa peran anda dalam permainan itu? Apa yang harus anda selesaikan? Apa aturan mainnya dan bagaimana? Bagaimana anda bisa memenangkan permainan itu.
Sementara anda sibuk dengan berbagai pertanyaan, teman-teman anda sudah melaju dengan cepat. Ketika anda akhirnya mengerti permainan itu, teman-teman anda sudah selesai bermain dan menang.
Sejak kita lahir, kita selalu dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan serupa. Bagaimana rupanya permainan hidup ini. Bagaimana kita bisa memenangkan permainan ini. Apa aturan mainnya. Terkadang orang menuduh anak-anaknya nakal hanya gara-gara mereka tidak mengerti aturan hidup. Sebelum kita bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu, permainan berakhir. Waktu habis. Kita kalah.
Sahabat, tolong jangan menunggu sampai waktu habis. Segeralah mencari dan temukan aturan dari permainan hidup ini sebelum permainannya berakhir. Bersihkan dan gunakan hati nurani anda. Bacalah. Segalanya ada di sekitar anda dan tersedia untuk anda pahami. Internet sumber pengetahuan yang bisa anda gunakan untuk membantu setiap saat. Melalui internet, tidak ada yang dapat menghentikan anda untuk menemukan jawaban yang tepat. Temukanlah segera aturan main dari permainan hidup ini.
Mulailah dengan berdoa seperti seseorang yang berdoa dengan tulus ketika pesawat yang ia tumpangi mengalami stall, jatuh dari ketinggian atau seseorang yang kapalnya dilanda ombak besar di tengah laut. Doa seseorang yang merasa bahwa inilih akhir dari permainan itu. Doa dari seseorang yang berharap waktunya diperpanjang agar bisa menyelesaikan permainan dengan cemerlang.
Siapakah orang yang paling cerdas di dunia? Dia adalah yang selalu ingat mati dan mempersiapkan dirinya dengan sungguh-sungguh menghadapi kematian dengan sebaik-baiknya.
Sabar Tanpa Akhir
Ustadz Bachtiar Nasir