LNG Expert, Life Inspirations
  • Home
    • Links
    • MY LINK
  • Life Inspirations
    • Kisah Rasulullah SAW
    • Way of Life
    • Video Arti Kehidupan
    • Aksi Bela Islam
    • Psikosomatis
    • HelfiaGoOnline.Com
    • Teknik Kimia ITB 77 Berbagi
  • Our Blog
    • Islam
    • Blog Khusus Anggota
  • LNG Expert
    • About LNG
    • Badak LNG Site
    • Tangguh LNG Site >
      • Tangguh LNG Site
    • Donggi Senoro LNG Site
    • Khusus Anggota
  • Al Quran
    • Jadwal Shalat
  • Guest Comments
  • About me
    • My Family - Keluargaku
    • My son - Putraku
    • My daughter - Putriku
    • Cucu Kami
    • Koleksi Video
    • Kolam Renang

15 Tahun Ke Depan Masa Keemasan Ekonomi Indonesia

4/17/2015

0 Comments

 
Picture
Dalam sebuah Majelis Ta'lim Wirausaha Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat tanggal 12 April 2015, Ustadz Valentino Dinsi mengingatkan, "Menurut hasil riset, 15 tahun kedepan adalah masa keemasan perekonomian Indonesia yang mana belum tentu akan terulang kembali dalam 200 tahun ke depan. Salah satu indikatornya, 2/3 penduduk Indonesia saat ini adalah usia produktif. Maka dari itu, kaum muslimin yang saat ini belum punya bisnis agar segera berbisnis. Dan online kan bisnis Anda! Semoga yang saat ini hadir di Majelis Ta'lim Wirausaha, yang sudah punya bisnis semoga bisnisnya makin sukses makin berkembang dan yang belum punya bisnis semoga semua punya bisnis yang sukses dan berkembang. Dan doa kita, makin kaya makin sholeh, tambah kaya tambah takwa tambah dekat dengan Allah." Aamiin.

Sharing dari CEO Oxford Business, Wempy Dyocta Koto:
Yang menarik dari pertemuan Majelis Ta'lim Wirausaha Masjid Cut Meutia waktu itu adalah sharing seorang muslim sukses yang lahir di Indonesia tetapi dibesarkan di Sydney Australia. Namanya Wempy Dyocta Koto (CEO Wardour and Oxford Business). Wempy lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat tahun 1976 dan sejak masa kanak-kanak hingga dewasa, dari TK, SD, SMP, SMA, S1, dan S2 ia jalani di Sydney Australia. Sehingga diawal presentasinya ia mengatakan tidak pandai berbahasa Indonesia. Meski terlahir di Sumatera, namun logatnya kental 'kebule-bulean'.

Di Australia ia bersekolah di sekolah elite berbiaya mahal, namun merupakan sekolah terbaik kualitasnya. Kebanyakan siswanya adalah orang-orang Yahudi. Teman Wempy bilang, "Wempy jangan sekolah di sana! Mahal. Siswanya jenius-jenius. Nanti kamu jadi siswa tertinggal di sana." tapi, Wempy terus belajar dan ternyata ia selalu meraih peringkat satu. Pada hari kelulusan ia lulus cumlaude dan meraih peringkat tertinggi. Alhamdulillah.

Karena prestasinya, ia mendapat hadiah dari kampusnya untuk melanjutkan pendidikan S3 di manapun di seluruh dunia ini yang ia suka. Oxford di UK, Harvard di Amerika, atau yang lainnya. Tadinya ia ingin kuliah di Amerika, tapi dosennya bilang, "Kalau kamu ke New York kuliahmu gak akan selesai-selesai nanti karena kamu pasti akan jalan-jalan terus di sana. Wempy, kamu orang Indonesia. Apakah kamu bisa berbahasa Indonesia?" "Tidak." "Apakah kamu tau Indonesia?" "Tidak." "Bagaimana kalau kamu kuliah di Indonesia saja?"

Wempy pun dengan senang akhirnya memilih kuliah di Universitas Indonesia. Pulang ke negeri asalnya. Hari pertama ia diantar Sang Ibunda ke asrama mahasiswa UI. Cerita Wempy, Sang Ibu menangis sedih karena kamar Wempy sangat sempit dengan fasilitas seadanya. Tanpa AC, hanya ada kipas di langit-langit. Sangat kontras dengan kehidupannya yang serba nyaman dan wah di Sydney. 

Tapi, Wempy menerimanya dengan senang hati. Ia mengaku mengalami culture shock saat itu. Lulus dari UI ia kerja di perusahaan keuangan terbesar di dunia yang kantornya di Australia. Waktu usianya 20 tahun, ia telah berpenghasilan USD 30,000 (Rp 300 juta) per bulan. Ia pun membeli rumah kesatu, kedua, ketiga, keempat, dan banyak rumah lagi sebagai investasi masa mudanya. Dan.... semua properti itu ia beli di kawasan elit! ia pun mempunyai mobil mewah.

Suatu ketika ia keluar dari salah satu rumahnya menuju rumahnya yang lain dengan mengendarai mobil mewah. Di tengah perjalanan ia menghentikan mobilnya dan menangis. Ia melihat teman-teman seusianya masih bersusah payah bekerja di McD dan di tempat-tempat lain, tapi ia telah memiliki segalanya. Sejak kecil selalu berkecukupan bahkan lebih. Ia merasa hampa. Meski secara ekonomi ia sangat berkecukupan, tapi ia merasa ada sesuatu yang kurang. Ia menangis dan bertanya, "What's wrong with my life?!"

Mulai belajar mandiri sendiri dari nol:
Dari Australia Wempy pindah ke Singapura. Ia tinggalkan semua properti dan kehidupan nyamannya. Ia memulai hidup dari nol di Singapura. Ia ingin merasakan apa yang dirasakan orang lain. Ia pun menuai sukses di Singapura dengan income sangat besar.

Ia berperan dalam membesarkan beberapa perusahaan ternama seperti Samsung, LG, dll. Ia bolak-balik ke Korea untuk keperluan bisnisnya. Kemudian ia pindah kerja ke Hongkong. Lalu ke London, San Fransisco, dll. Pada usianya yang sekarang ia merasa, "Sudah saatnya kembali ke Indonesia dan membangun negeri tanah kelahiran." Ia telepon Sang Ibunda, "Mama, aku pindah ke Jakarta. Aku balik ke Indonesia. One way." ia mengisyaratkan akan menetap di Indonesia dan tidak pindah-pindah ke luar negeri lagi.

Ibunya seolah tak percaya, "Apakah kamu serius memilih pindah ke Jakarta?" Segala kesuksesan telah ia raih. Tapi, ia telah mempertimbangkan kemacetan Jakarta, banjir, birokrasi yang sulit, panas, dan serba-serbi kekurangan Indonesia. Tapi, ia yakin bisa. Bisa memberikan kontribusi untuk negerinya agar bisa maju dan mendorong para pengusaha lokal untuk Go International!

Mimpinya, ia senang melihat orang lain bisa jalan-jalan ke luar negeri seperti dirinya. "Saya ingin ketika saya jalan-jalan di Tokyo, di Eropa, di Amerika, di mana pun di luar negeri, maka saya akan mudah menemukan orang Indonesia. Mudah menemukan produk Indonesia. Itu cita-cita saya." Di antara produk brand lokal yang sudah ia bantu ke pasar internasional diantaranya Kebab Turki Baba Rafi, Ayam Bakar Mas Mono, Keripik Ma' Icih, dll.

Indonesia terlalu mengandalkan sumber daya alam kurang mengembankan sumber daya manusianya

Picture
Menurutnya, yang salah di Indonesia ini adalah, "Kita ini terlalu tergantung pada natural resources (sumber daya alam/SDA) kita. Kita terlalu fokus mengurus itu. Seharusnya fokus kita kepada human resources-nya (sumber daya manusia), karena ia yang mengelola SDA. "Never stop learning. Jangan berhenti belajar. Terus develop (kembangkan) diri selamanya. Saya sampai sekarang masih terus belajar. Berapa minggu sekali saya ke Netherland untuk belajar leadership."

"Sekolahlah setinggi mungkin. Ilmu itu tak ada batasnya. Belajarlah darimana saja dan dari siapa saja. Dorong anak-anak Anda untuk dapat bersekolah di luar negeri. Jangan berhenti kuliah. Selesaikan kuliah lalu kuliah lagi dan terus belajar."

"Uang itu gampang. Mudah dicari. Sedangkan pendidikan itu sulit. Carilah pendidikan. Ketika kamu fokus pada pendidikan maka sesungguhnya kamu fokus pada kekayaan. When you stop learning, you stop earning. Ketika kamu berhenti belajar maka kamu berhenti menghasilkan."

"Jika kita bisa mengolah SDA kita dengan teknologi tinggi, maka margin/keuntungan yang kita dapat semakin besar. Singapura tidak punya SDA seperti Indonesia. Ia membeli bahan baku dari kita dengan harga murah lalu diolahnya kemudian hasilnya ia jual dengan harga mahal."

"Dalam menghadapi ASEAN Economic Community/Masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dan perdagangan global, jika ingin berhasil, menurut saya yang terpenting bukanlah mengalahkan atau menjatuhkan kompetitor kita, tapi yang paling penting adalah berkolaborasi dengan kompetitor kita."

Ya, kolaborasi. Bukan mengalahkan. Bukan menjatuhkan lawan.

Saat ini China mengakuisisi perusahaan industri makanan besar dari Amerika. "Kalau kita bisa membeli perusahaan yang telah maju dan sistem bisnisnya telah rapi, ngapain kita harus memulai dari nol? Lebih baik kita memulai langsung dari atas dan melesat." Ustadz Valentino Dinsi kembali mengangguk-angguk tanda sepakat dengan pernyataan Wempy.

"Kenapa orang Yahudi kaya-kaya? Karena Yahudi di seluruh dunia bersatu. Uang dari satu Yahudi hanya berputar ke kalangan Yahudi yang lain. Misalnya ketika ia butuh tukang cat maka ia mencari tukang cat Yahudi. Ketika ia naik taksi ia hanya naik taksi milik/pengemudi Yahudi. Ketika ia ingin belajar bisnis maka mereka belajarnya kepada Yahudi yang lain."

Penting untuk bersatu dan berkolaborasi. 

Dikutip dari postingan teman FB sdr. Hamzah Junaid tgl 17 April 2015.
Ditulis ulang oleh Helfia Nil Chalis.
www.HelfiaStore007.com
www.HelfiaStore.com
www.HelfiaNet.com

0 Comments



Leave a Reply.

    OUR BLOG

    Gunakan Search Box di pojok kanan atas halaman ini untuk mencari artikel.
    Kirim posting

    Categories

    All
    Badak Lng
    Bagaimana Caranya
    Berita Bisnis
    Berita Teknologi
    Bom Makassar
    Cari Uang Di Internet
    Covid-19
    Domain
    Donggi
    Hosting
    Intermezo
    Internet Marketing
    Kisah Alumni Itb
    Life Inspiration
    Lng
    Lowongan Kerja
    Management
    Politik
    Safety
    Tangguh
    Tangguh Lng
    Tangguh-lng
    Umum
    Visi Tangguh LNG
    Yang Unik Tangguh Lng
    Yang Unik Tangguh Lng

    Author

    Helfia Nil Chalis: 

    Present, Operations Manager LNG Donggi-Senoro.
    2015, Disciplined Engineering Manager BP Indonesia Tangguh LNG
    2013 - 2014, Process Safety Specialist of BP Indonesia Tangguh LNG.
    2006 - 2012, Operations Manager of BP Indonesia Tangguh LNG.
    2004 - 2005, Deputy Operation Manager PT Badak NGL
    e-mail: helfianc@gmail.com,

    Picture
    Picture
    Picture
    Picture
    Picture

    A Plus Profesional Home Cleaning menyediakan jasa Poles Lantai Marmer, SPECIAL CLEANING: Cuci Kasur, Cuci Sofa, Laundry Karpet, HOME CLEANING, BATH ROOM CLEANING, HOME CAR WASH ke rumah, FOGGING, DISINFEKTAN.
    Hub: 0812 8022 1712, #PolesLantai #PolesMarmerhttps://t.co/6HpKQWEmPR

    — Helfia Nil Chalis (@HelfiaNilChalis) December 1, 2021
    Picture

    Archives

    February 2023
    November 2022
    October 2022
    September 2022
    August 2022
    July 2022
    June 2022
    May 2022
    March 2022
    February 2022
    January 2022
    December 2021
    November 2021
    October 2021
    September 2021
    August 2021
    July 2021
    June 2021
    May 2021
    April 2021
    March 2021
    February 2021
    January 2021
    December 2020
    November 2020
    October 2020
    September 2020
    August 2020
    June 2020
    April 2020
    March 2020
    January 2020
    December 2019
    August 2019
    June 2019
    April 2019
    January 2019
    July 2018
    June 2018
    February 2018
    January 2018
    March 2017
    November 2016
    July 2016
    April 2016
    February 2016
    January 2016
    November 2015
    October 2015
    September 2015
    August 2015
    May 2015
    April 2015
    March 2015
    February 2015
    January 2015
    December 2014
    November 2014
    October 2014
    September 2014
    August 2014
    July 2014
    June 2014
    May 2014
    April 2014
    March 2014
    February 2014
    January 2014
    December 2013
    November 2013
    October 2013
    September 2013
    August 2013
    July 2013
    June 2013
    May 2013
    April 2013
    March 2013
    February 2013
    January 2013
    December 2012
    November 2012
    October 2012
    September 2012
    August 2012
    July 2012

    RSS Feed

    View my profile on LinkedIn
    Tweets by @HelfiaNilChalis
    Welcome
    Our Blog
    Bisnis Online
    Contact me
    Helfia Store
    Hubungi saya
    Tangguh LNG
    Badak LNG
  • Home
    • Links
    • MY LINK
  • Life Inspirations
    • Kisah Rasulullah SAW
    • Way of Life
    • Video Arti Kehidupan
    • Aksi Bela Islam
    • Psikosomatis
    • HelfiaGoOnline.Com
    • Teknik Kimia ITB 77 Berbagi
  • Our Blog
    • Islam
    • Blog Khusus Anggota
  • LNG Expert
    • About LNG
    • Badak LNG Site
    • Tangguh LNG Site >
      • Tangguh LNG Site
    • Donggi Senoro LNG Site
    • Khusus Anggota
  • Al Quran
    • Jadwal Shalat
  • Guest Comments
  • About me
    • My Family - Keluargaku
    • My son - Putraku
    • My daughter - Putriku
    • Cucu Kami
    • Koleksi Video
    • Kolam Renang